BukaBeritanya ← Kembali
Iklan
Iklan Atas Artikel
Nasional

MBG Masuk Kampus: Dari Dapur Makan Gratis Menuju Laboratorium Riset Nasional

Rico Hariansyah Rico Hariansyah VERIFIED JOURNALIST
02 June 2026
3 min read
MBG Masuk Kampus: Dari Dapur Makan Gratis Menuju Laboratorium Riset Nasional
Iklan
Iklan Setelah Gambar atau Video Artikel

Mendiktisaintek Brian Yuliarto membuka peluang perguruan tinggi mengelola SPPG sebagai teaching factory. Kampus didorong tidak hanya memasak, tetapi mengukur dampak nyata Program Makan Bergizi Gratis terhadap kualitas generasi Indonesia.

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mulai memasuki lingkungan perguruan tinggi. Namun, peran kampus dalam program unggulan pemerintah itu tidak sebatas menyediakan dapur atau menyiapkan makanan bagi penerima manfaat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto justru melihat MBG sebagai peluang besar bagi dunia akademik untuk menghadirkan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa, Brian menyatakan perguruan tinggi diperbolehkan mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terintegrasi dengan Program MBG. Kehadiran SPPG di kampus dapat menjadi sarana praktik langsung atau teaching factory bagi mahasiswa.

"Ada beberapa kampus yang membuat SPPG dalam rangka teaching factory, dalam rangka mahasiswa praktik, dalam rangka itu juga sekaligus diteliti," ujar Brian.

Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis untuk memastikan program makan bergizi tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menghasilkan pengetahuan baru yang dapat digunakan untuk memperbaiki kebijakan publik.

Brian menegaskan pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan setiap perguruan tinggi mendirikan SPPG. Langkah tersebut sepenuhnya bersifat sukarela sesuai kesiapan dan kapasitas masing-masing kampus.

Meski demikian, ia mendorong perguruan tinggi mengambil peran dalam berbagai program nasional sebagaimana selama ini kampus terlibat dalam riset kendaraan listrik, semikonduktor, hingga proyek giant sea wall.

Yang menarik, pemerintah melihat MBG sebagai salah satu laboratorium sosial terbesar yang pernah dimiliki Indonesia. Program yang menyasar jutaan anak sekolah itu menghasilkan data yang sangat berharga bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat, gizi, pendidikan, dan pembangunan manusia.

Brian mencontohkan pentingnya penelitian jangka panjang untuk mengukur dampak MBG terhadap penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas gizi anak.

Selama ini, keberhasilan program makan bergizi sering kali diukur dari jumlah porsi makanan yang tersalurkan atau jumlah penerima manfaat. Padahal, ukuran keberhasilan yang lebih penting adalah apakah program tersebut benar-benar mampu meningkatkan status gizi anak, memperbaiki kesehatan, serta meningkatkan kemampuan belajar mereka dalam jangka panjang.

Di sinilah kampus dinilai memiliki peran yang tidak dapat digantikan oleh institusi lain. Melalui penelitian ilmiah yang berkelanjutan, perguruan tinggi dapat mengawal efektivitas program sekaligus memberikan rekomendasi berbasis data kepada pemerintah.

Jika pendekatan ini berhasil, Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya menjadi program bantuan sosial terbesar dalam sejarah Indonesia, tetapi juga menjadi sumber lahirnya berbagai inovasi dan penelitian yang memperkuat kebijakan pembangunan sumber daya manusia.

Dengan kata lain, dapur-dapur MBG di kampus bukan sekadar tempat memasak makanan. Lebih dari itu, ia berpotensi menjadi laboratorium nasional yang menghubungkan pendidikan tinggi, penelitian, dan pelayanan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

Iklan
Iklan Setelah Isi Artikel
Topik Terkait
#Nasional #RicoHariansyah #BukaBeritanya #BeritaIndonesia #Program #Kampus #Tinggi #Makan
Rico Hariansyah
Ditulis Oleh

Rico Hariansyah

wartawan bukaberitanya.com
✍ Artikel Resmi
✔ Verified Journalist

wartawan yang menggeluni duai keuangan dan kebijakan publik

Lihat Semua Tulisan →
Iklan
Slot Iklan Sebelum Komentar
Sponsor Lokal / Banner 728x90 / 300x250
Upload gambar ke /uploads/iklan/ lalu isi nama file di fungsi renderAdSlotBukaberitanya()
Diskusi

Komentar Pembaca

Newsletter

Jangan Ketinggalan Berita Terbaru

Dapatkan update berita, perspektif, market dan cerita warga langsung ke email Anda.

Related News

Berita Terkait

Iklan
Iklan Mobile Bawah