Setelah menaklukkan Eropa dua musim berturut-turut, PSG mulai memasuki wilayah yang selama ini hanya dihuni klub-klub legendaris.
BUDAPEST – Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengukuhkan diri sebagai salah satu klub elite dalam sejarah sepak bola Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026.
Les Parisiens memastikan trofi kembali ke Paris setelah menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti 4-3 dalam partai final yang berlangsung di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan ini bukan sekadar menambah koleksi gelar Eropa PSG. Lebih dari itu, kemenangan atas Arsenal membawa klub asal Prancis tersebut masuk ke dalam daftar eksklusif klub-klub yang mampu mempertahankan gelar juara Eropa secara beruntun.
PSG menjadi klub ke-10 sepanjang sejarah Piala Eropa dan Liga Champions yang berhasil meraih gelar berturut-turut. Pada era Liga Champions modern yang dimulai sejak musim 1992/1993, PSG bahkan baru menjadi klub kedua yang mampu mempertahankan trofi setelah sebelumnya hanya Real Madrid yang berhasil melakukannya.
Real Madrid mencatatkan sejarah dengan tiga gelar Liga Champions beruntun pada 2016, 2017, dan 2018. Kini PSG mengikuti jejak raksasa Spanyol tersebut dengan gelar beruntun pada 2025 dan 2026.
Era Keemasan PSG
Kesuksesan PSG dalam dua musim terakhir menunjukkan transformasi besar yang terjadi di klub tersebut. Jika pada era sebelumnya PSG identik dengan kumpulan pemain bintang yang sering gagal memenuhi ekspektasi di Eropa, kini mereka tampil sebagai tim yang matang, solid, dan memiliki mental juara.
Di bawah kepemimpinan pelatih Luis Enrique, PSG berhasil membangun fondasi permainan yang stabil. Mereka tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain bintang, melainkan mengandalkan kolektivitas tim yang kuat.
Menariknya, stabilitas skuad menjadi salah satu faktor utama keberhasilan PSG mempertahankan gelar. Sebagian besar pemain inti yang tampil saat menjuarai Liga Champions musim lalu tetap menjadi tulang punggung tim pada musim ini.
Konsistensi tersebut terlihat dari performa PSG yang mampu mendominasi berbagai kompetisi dalam dua musim terakhir. Klub ibu kota Prancis itu menjelma menjadi kekuatan yang sulit ditandingi baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Mengejar Rekor Para Legenda
Meski telah mencetak sejarah, perjalanan PSG untuk menyamai para legenda Eropa masih panjang.
Dalam sejarah kompetisi antarklub Eropa, Real Madrid masih menjadi pemegang rekor dengan lima gelar beruntun pada periode 1956 hingga 1960. Rekor tersebut hingga kini belum pernah mampu didekati oleh klub mana pun.
Selain Real Madrid, sejumlah klub legendaris juga pernah mencatatkan prestasi serupa seperti Benfica, Inter Milan, Ajax Amsterdam, Bayern München, Liverpool, Nottingham Forest, dan AC Milan.
Kini PSG resmi bergabung dalam kelompok elite tersebut.
Jika mampu mempertahankan performa musim depan, PSG berpeluang menjadi klub kelima dalam sejarah yang mampu meraih tiga gelar Eropa secara beruntun. Tantangan tentu tidak mudah, namun melihat kualitas skuad dan stabilitas manajemen saat ini, peluang tersebut bukan sesuatu yang mustahil.
Daftar Klub yang Pernah Juara Eropa Secara Beruntun
Era Piala Eropa
-
Real Madrid (1956, 1957, 1958, 1959, 1960)
-
Benfica (1961, 1962)
-
Inter Milan (1964, 1965)
-
Ajax (1971, 1972, 1973)
-
Bayern Munich (1974, 1975, 1976)
-
Liverpool FC (1977, 1978)
-
Nottingham Forest (1979, 1980)
-
AC Milan (1989, 1990)
Era Liga Champions
-
Real Madrid (2016, 2017, 2018)
-
Paris Saint-Germain (2025, 2026)
Masuknya PSG ke daftar tersebut menjadi penanda bahwa klub asal Paris itu tidak lagi sekadar penantang, melainkan telah menjelma menjadi salah satu dinasti baru sepak bola Eropa.