
Bandung (Bukaberitanya) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jabar mengumumkan secara resmi mengusung Acep Adang Ruchiat, menjadi bakal calon wakil gubernur(Cawagub) Jawa Barat(Jabar) dalam Pilkada serentak 2024.
Ketua DPW P”DPW sudah menerima surat dari DPP untuk Pilgub Jabar terkait pengusungan calon wakil gubernur dari kader PKB Jabar. Nama yang sudah direkomendasikan DPP adalah KH Acep Adang Ruhiat,” ujar Syaiful Huda, di Bandung, Senin. Syaiful Huda mengatakan keputusan mengusung Acep Adang sebagai wakil gubernur, merupakan hasil pembahasan panjang dengan berbagai pihak. “Pada Pilkada ini, kami mengambil posisi sebagai wakil, hasil diskusi dengan berbagai partai politik, kyai, ajengan di masyarakat, dan mendorong pada posisi sebagai Wagub,” ucapnya.
Saat disinggung siapa bakal calon gubernurnya dan dengan partai mana saja akan berkoalisi, Syaiful mengatakan akan disampaikan pada kesempatan lain. Termasuk untuk pilkada tingkat kota dan kabupaten, juga akan diumumkan di kemudian hari. “Dengan siapa gubenurnya? Nanti akan kami sampai secara bertahap. Untuk Pilwalkot dan Pilgub se-Jabar juga akan ada sesi khusus, kami umumkan secara terbuka, DPP sudah memutuskan siapa saja calonnya dan berkoalisi dengan partai mana saja,” tuturnya.
Profil KH Acep Adang
Acep Adang Ruhiat merupakan pria kelahiran Tasikmalaya pada 1 Agustus 1958. Kader PKB itu saat ini bertugas di Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mewakili daerah pemilihan Jawa Barat XI. Acep telah menjabat sebagai anggota DPR-RI selama dua periode, yakni pada 2014–2019 dan 2019–2024.
Dikutip dari laman resmi DPR RI, Acep menghabiskan masa kecil dan remajanya di Cipasung, Tasikmalaya. Acep menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya pada 1971 di Madrasah Ibtidaiyah Cipasung yang kemudian dilanjutkan ke SMP Islam Cipasung dan lulus 1973. Setelahnya, dia melanjutkan pendidikan ke SMA Islam Cipasung yang diselesaikan pada 1976
Acep menempuh pendidikan tingginya di Universitas Siliwangi dan berhasil meraih gelar sarjana pada 1981. Tidak berhenti sampai disitu, Acep memutuskan untuk menempuh program magister Ilmu Administrasi di Universitas Garut yang diselesaikannya pada 2000.
Sepak terjang Acep dalam berpolitik dimulai sejak ia bergabung dengan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Universitas Siliwangi Taksimalaya pada 1982-1984. Ia juga diketahui aktif menjadi aktivis di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia pada tahun 1983-1986.
Setelah lulus, Acep banyak mengikuti organisasi yang yang berada di Tasikmalaya seperti BP KNPI Kecamatan Singaparna sebagai ketua, Pemuda Pancasila sebagai wakil ketua, Organisasi KNPI Kabupaten Tasikmalaya sebagai wakil ketua, GP Ansor Jawa Barat sebagai Wakil Ketua, dan masih banyak lagi.
Acep memiliki sejumlah pengalaman menjadi pengajar. Dia pernah mengabdi di SMA Islam Cipasung sebagai Staf Pengajar pada 1984 – 2005 dan MAN Cipasung pada 1987 – 1992. Dia juga sempat berposisi sebagai Pembina Kemahasiswaan di Institut Agama Islam Cipasung pada 1987 – 2006.
Acep melebarkan sayapnya di ranah politik dengan bergabung ke PKB. Pada 2008, Acep diamanahi menjadi Ketua Dewan Tanfidz PKB Kabupaten Tasikmalaya. Hanya butuh waktu tiga tahun bagi Acep untuk menduduki posisi Ketua Dewan Syuro DPC PKB Tasikmalaya. Acep kemudian mendapat kepercayaan menjadi Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa barat pada 2018 lalu naik menjadi Ketua pada 2021








