PKS dan PKB Kota Bogor kembali ‘Kencan” di Malam Minggu. Ini ungkapan yang pas, mengenai pertemuan atau kunjungan balasan Pengurus DPC PKB Kota Bogor ke Kantor DPD PKS Kota Bogor. Sebelumnya, Akhir Juni lalu, Pengurus PKS Kota Bogor telah bersilaturahmi ke Kantor PKB Kota Bogor.
Tadi malam Minggu, 20 Juli 2024, diiringi cuaca yang sedikit gerimis, Pengurus DPC PKB Kota Bogor, dipimpin langsung Ketua DPC Teh Dewi Fatimah, menyambangi kantor DPD PKS di bilangan Kebon Pedes, Tanah Sareal Bogor. Kunjungan pengurus DPC PKB Kota Bogor ini tentunya banyak makna dibalik itu, apalagi ini menjelang satu bulan menuju pendaftaran calon Walikota Wakil Walikota Bogor. Seperti kita ketahui bersama, sampai saat ini tidak ada satu pasanganpun bakal calon walikota wakil walikota Bogor yang mendapatkan rekomendasi dan siap untuk didaftarkan ke KPU. Sampai saat ini para bakal calon masih terus malukan komunikasi dan penjajagan koalisi. Begitu juga dengan PKS, meskipun secara teori PKS punya Golden Ticket tapi sampai saat ini Kang Atang, yang ditugaskan partai maju belum menentukan calon wakil walikotanya. Begitu juga dari sisi PKB, meskipun PKB telah memberikan surat tugas kepada Dokter Rayendra, sampai saat ini belum mengrucut pilihan calon wakil walikotanya dan koalisi partai pengusungnya. Deklarasi secara resmi sampai saat ini belum dilakukan.
Mengenai pertemuan PKS dan PKB malam ini, Kang Atang menyatakan bahwa ini bagian dari silaturahmi politik. Terus terang kami, PKS, mengajak PKB untuk berkoalisi. PKS telah menunjuk Saya untuk maju sebagai Calon Walikota dan kami menawarkan PKB untuk mengisi posisi Calon Wakil Walikotanya. Insya Allah kalau koalisi ini terwujud, menjadi kekuatas tersendiri’, terang kang Atang. Dalam waktu yang sama, Dewi Fatimah, Ketua DPC PKB Kota Bogor, menyatakan bahwa pertemuan malam ini merupakan kunjungan balasan setelah beberapa waktu lalu PKS menyambangi kantor PKB. Namun tidak menutup kemungkinan, pembicaraan tadi juga terselip banyak masalah pilkada. Kemungkina koalisi partai, kemungkinan mencocokan para kandidat dan sebagainya. PKB sangat terbuka untuk bekerjasama dengan semua partai. yang penting itu semua untuk kebaikan kita semua, kebaikan untuk warga bogor agar mendapatkankan pemimpinnya yang membawa kesejahteraan masyarakat”, ujar Teh Dewi Fatimah. Tadinya saya dan rombongan kesini pinginnya mau makan nasi kebuli, tapi lupa kami pesannya. tapi jamuan tadi sangat sempurna bagi kami. Karena nasi kebulinya belum tersedia, makanya kami kasih pantun saja “Nasi Kebuli Enaknya Dimakan Bersama, Minumannya Kopi Liong Bogor, Kalau PKB dan PKS Bekerjasama, Insya Allah berkah Untuk Kota Bogor”, tambah Dewi fatimah dengan penuh senyuman.








