BukaBeritanya ← Kembali
Iklan
Iklan Atas Artikel
Tokoh

Dari Akar Rumput ke Puncak Parlemen: Rekam Jejak Pengabdian Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz

Azzahra Azzahra VERIFIED JOURNALIST
02 June 2026
3 min read
Iklan
Iklan Setelah Gambar atau Video Artikel

JAKARTA, Bukaberitanya.com — Perjalanan pengabdian seorang tokoh tidak lahir secara tiba-tiba. Ia tumbuh dari proses panjang, dari kerja-kerja akar rumput, kaderisasi, pendampingan masyarakat, hingga keberanian membawa aspirasi rakyat ke ruang kebijakan.

Hal itulah yang tergambar dalam perjalanan Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, sosok perempuan yang dikenal aktif dalam gerakan sosial, pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, dan kerja-kerja politik kebangsaan.

Dengan tema “Dari Akar Rumput ke Puncak Parlemen”, rekam jejak Neng Eem menunjukkan bahwa politik bukan sekadar jalan menuju jabatan, tetapi juga ruang pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sejak awal kiprahnya, Neng Eem dekat dengan dunia pergerakan dan kaderisasi. Ia tumbuh dari ruang-ruang organisasi, menyerap aspirasi masyarakat, serta memahami persoalan yang dihadapi rakyat, khususnya perempuan, pekerja rumah tangga, pelaku UMKM, dan kelompok masyarakat kecil.

Kedekatan dengan akar rumput itulah yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan politiknya. Dari masyarakat, ia belajar tentang keteguhan. Dari gerakan perempuan, ia memahami arti keberpihakan. Dari forum-forum advokasi, ia membangun kesadaran bahwa kebijakan negara harus hadir untuk melindungi dan menguatkan rakyat.

Di tengah dinamika politik nasional, kehadiran perempuan di ruang parlemen menjadi semakin penting. Perempuan tidak hanya hadir sebagai simbol keterwakilan, tetapi juga sebagai kekuatan substantif yang membawa perspektif berbeda dalam merumuskan kebijakan publik.

Neng Eem menjadi salah satu wajah politik perempuan yang berupaya menjembatani aspirasi masyarakat dengan ruang pengambilan keputusan. Isu pemberdayaan perempuan, perlindungan pekerja, penguatan ekonomi keluarga, serta dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari perhatian yang terus ia suarakan.

Perjalanan dari akar rumput menuju puncak parlemen juga menjadi pesan bahwa jabatan politik harus tetap berpijak pada rakyat. Kekuasaan bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk memperluas manfaat dan memperjuangkan kepentingan publik.

Dalam konteks itu, rekam jejak Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz dapat dibaca sebagai perjalanan panjang seorang kader perempuan yang bergerak dari bawah, membangun kepercayaan, menjaga konsistensi, dan membawa semangat pengabdian ke ruang yang lebih luas.

Akar yang kuat akan melahirkan pohon yang kokoh. Begitu pula pengabdian politik. Ia harus tumbuh dari kedekatan dengan masyarakat, diperkuat oleh gagasan, dan diarahkan untuk menghadirkan manfaat bagi rakyat.

“Dari akar rumput ke puncak parlemen, pengabdian sejati tidak pernah tercerabut dari rakyat,” demikian pesan utama yang dapat ditangkap dari perjalanan tersebut.

Kiprah Neng Eem menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam sejarah bangsa. Bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai pemimpin, penggerak, dan penjaga nilai-nilai perjuangan.

Melalui perjalanan panjangnya, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menunjukkan bahwa politik yang berakar pada rakyat akan selalu menemukan arah: mengabdi, memperjuangkan, dan menjaga harapan masyarakat.

Iklan
Iklan Setelah Isi Artikel
Topik Terkait
#Tokoh #Azzahra #BukaBeritanya #BeritaIndonesia #Perempuan #Neng #Masyarakat #Akar
Azzahra
Ditulis Oleh

Azzahra

Penulis Perspekstif
✍ Artikel Resmi
✔ Verified Journalist

mencoba mencari dan meberikan yang terbaik..

Lihat Semua Tulisan →
Iklan
Slot Iklan Sebelum Komentar
Sponsor Lokal / Banner 728x90 / 300x250
Upload gambar ke /uploads/iklan/ lalu isi nama file di fungsi renderAdSlotBukaberitanya()
Diskusi

Komentar Pembaca

Newsletter

Jangan Ketinggalan Berita Terbaru

Dapatkan update berita, perspektif, market dan cerita warga langsung ke email Anda.

Related News

Berita Terkait

Iklan
Iklan Mobile Bawah